Matasosial.com, – Sukabumi, Oktober 2025 — Dalam semangat Sukabumi Mubarokah yang menjunjung nilai Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya terhadap keamanan pangan masyarakat. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Identifikasi dan Validasi Lokasi Dapur SPPG MBG, yang dilaksanakan oleh Tim OKKPD Kabupaten Sukabumi pada minggu lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), yang bertujuan memastikan bahwa pangan segar yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman, layak, dan sesuai standar. Dalam pelaksanaannya, tim OKKPD melakukan serangkaian pemeriksaan dan edukasi di lokasi dapur, dengan fokus pada beberapa poin penting:

Poin Pengawasan yang Dilakukan:
- Penerapan Sanitasi dan Higiene Pemeriksaan kebersihan lingkungan dapur, peralatan, dan proses penanganan pangan untuk mencegah kontaminasi.
- Validasi Data Pemasok Penelusuran sumber bahan pangan segar untuk memastikan asal-usul dan keamanannya.
- Pengawasan Keamanan Pangan Segar Observasi langsung terhadap proses penyimpanan, pengolahan, dan penyajian pangan segar.
- Pengambilan Sampel PSAT Sampel pangan segar diambil untuk diuji lebih lanjut, sebagai bagian dari kontrol mutu dan keamanan.
- Sosialisasi dan Edukasi Keamanan Pangan Tim memberikan pemahaman kepada pengelola dapur mengenai prinsip keamanan pangan, potensi bahaya, dan cara pencegahannya.
- Poin Tambahan Sesuai Kondisi Lapangan Termasuk penyesuaian teknis dan rekomendasi perbaikan bila ditemukan potensi risiko.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat inspeksi, tetapi juga edukatif dan kolaboratif. Tim OKKPD hadir sebagai mitra pembinaan, bukan semata pengawas. Dengan pendekatan ini, dapur SPPG MBG diharapkan mampu menjadi model penerapan keamanan pangan segar yang baik di Kabupaten Sukabumi.
Sebagaimana ditegaskan dalam kampanye pangan nasional:
“Jika Tidak Aman, Bukan Pangan.”
Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa pangan yang layak konsumsi harus bebas dari bahaya biologis, kimia, dan fisik. Keamanan pangan bukan sekadar standar teknis, melainkan hak dasar setiap warga untuk hidup sehat dan bermartabat.
Melalui kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kualitas hidup masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem pangan lokal yang sehat, berkelanjutan, dan penuh berkah.






