Satu Tahun Sukabumi Mubarokah Disperkim, Sendi: “Pembangunan Harus Nyentuh Hati Warga!”

Matasosial.com, Sukabumi  – Satu tahun kepemimpinan Bupati H. Asep Japar bareng Wakil Bupati H. Andreas udah ngebuktiin kalau Sukabumi nggak cuma bisa maju, tapi juga bisa berkah. Di bawah semangat “Sukabumi Mubarokah”, pembangunan jalan terus, dari yang fisik sampai yang bikin hati warga adem.

Jalanan Mulus, Ekonomi Ngebut!

Dulu banyak jalan lingkungan yang bikin warga ngeluh karena rusak parah. Sekarang? Udah mulus dan nyaman dilewati. Akses makin gampang, mobilitas warga makin lancar, dan ekonomi lokal pun ikut ngebut. Semua ini bagian dari semangat Sukabumi Mubarokah yang nggak cuma mikirin beton, tapi juga kehidupan.

Air Bersih: Dari Keran ke Kesejahteraan

Program SAB (Sarana Air Bersih) juga jadi prioritas. Warga di berbagai wilayah sekarang bisa nikmatin air bersih yang layak. Dampaknya langsung ke kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Kata Sendi Apriadi, Kepala Disperkim Sukabumi, “Air bersih itu bukan cuma soal fasilitas, tapi soal masa depan yang sehat.”

Rumah SAKINAH: Hunian Layak, Hidup Makin Berkah

Sepanjang 2025, sekitar 990 unit Rumah SAKINAH alias Rutilahu berhasil dibangun di 47 kecamatan. Program ini jadi bukti nyata keberpihakan pemerintah buat masyarakat berpenghasilan rendah.

“Rumah yang layak bakal melahirkan lingkungan keluarga yang lebih sehat dan produktif. Ini investasi sosial jangka panjang buat Sukabumi,” tegas Sendi.

Jembatan & Konektivitas: Antarwilayah Makin Deket

Sukabumi yang luas dan berbukit butuh konektivitas yang kuat. Makanya, pembangunan dan perbaikan jembatan digarap serius. Tujuannya? Biar distribusi hasil pertanian dan aktivitas warga makin lancar. Semua ini bagian dari mimpi besar Sukabumi Mubarokah.

RTH Alun-Alun: Tempat Healing dan Nongkrong Asik

Disperkim juga nggak lupa soal ruang publik. Hadirlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun yang jadi tempat rekreasi, interaksi sosial, dan healing bareng keluarga.

“RTH bukan cuma soal estetika kota, tapi juga ruang tumbuh buat aktivitas sosial masyarakat,” tambah Sendi.

Huntap Kampung Mubarakah: Harapan Baru Pasca Bencana

Buat warga terdampak bencana, pemerintah lagi garap Hunian Tetap (Huntap) di Kampung Gempol, Desa Cikadu, Palabuhanratu. Kawasan relokasi ini bakal dinamain Kampung Mubarakah—simbol harapan baru dan semangat bangkit bareng.

“Kami ingin memastikan warga terdampak nggak cuma direlokasi, tapi juga dapet lingkungan hunian yang lebih baik dan berkelanjutan,” jelas Sendi.

Fondasi Mubarokah: Maju, Unggul, Berbudaya

Setahun kepemimpinan ini jadi pondasi kuat buat pembangunan Sukabumi yang gradual dan simultan. Visi “Sukabumi Mubarokah” bukan cuma slogan, tapi jadi arah nyata menuju kabupaten yang lebih maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

“Pembangunan harus berkelanjutan dan terukur. Kami optimistis, dengan kolaborasi semua pihak, Sukabumi bakal terus bergerak maju,” tutup Sendi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *