Kang DS: Olahraga Rutin Kunci Panjang Umur dan Kebahagiaan Warga Bandung

Mata Sosial Indonesia

Kesehatan, Olahraga148 Dilihat

Kabupaten Bandung kembali mencatatkan prestasi dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga massal melalui ajang Bandung Bedas Run 2025, yang secara resmi digelar pada hari Minggu, 7 September 2025, bertempat di Stadion Si Jalak Harupat. Kegiatan ini menghadirkan dua kategori lomba lari, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer, dengan partisipasi aktif dari ribuan peserta yang berasal dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Sejak pukul dini hari, area start telah dipadati oleh peserta dari berbagai latar belakang usia dan profesi. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pelari profesional, tetapi juga menjadi sarana rekreasi aktif bagi masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan fisik yang menyehatkan.

Kehadiran Kepala Daerah dan Dukungan Pemerintah

Bupati Bandung, Dr. HM. Dadang Supriatna (Kang DS), turut hadir secara langsung untuk memantau jalannya kegiatan. Dalam sesi wawancara usai acara, beliau menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan dan tingginya partisipasi masyarakat.

“Alhamdulillah Bandung Bedas Run berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada semua sponsor dan panitia yang sudah mendukung. Peserta bukan hanya dari satu wilayah, tetapi datang dari berbagai daerah di Kabupaten Bandung. Ini membuktikan antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujar Kang DS.

Olahraga sebagai Intervensi Kesehatan dan Kebahagiaan Sosial

Dalam konteks pembangunan kesehatan masyarakat, Kang DS menegaskan bahwa kegiatan olahraga massal seperti ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

“Insyaallah kegiatan seperti ini akan kita adakan secara rutin. Minimal setahun sekali untuk masyarakat umum. Khusus ASN, saya minta minimal sebulan sekali ada lomba atau kegiatan olahraga. Karena olahraga bukan hanya hiburan, tapi juga indikator kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, beliau mengaitkan olahraga dengan peningkatan angka harapan hidup dan indeks kebahagiaan masyarakat.

“Berdasarkan data, angka harapan hidup bisa mencapai 80–90 tahun. Dengan olahraga rutin, kesehatan meningkat, harapan hidup bertambah, dan indeks kebahagiaan masyarakat juga naik,” terangnya.

KORMI sebagai Mitra Strategis dalam Pengembangan Olahraga Rekreasi

Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan serupa. Saat ini, KORMI telah menaungi 86 cabang olahraga masyarakat yang dapat diakses oleh warga sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

“Olahraga adalah salah satu cara membahagiakan masyarakat. Dengan kegiatan seperti ini, kita ingin masyarakat Kabupaten Bandung semakin sehat, bahagia, dan produktif,” tutup Kang DS.

Harapan Jangka Panjang: Membangun Budaya Olahraga yang Mengakar

Dengan suksesnya pelaksanaan Bandung Bedas Run 2025, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap agar budaya olahraga semakin tumbuh dan mengakar sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga instrumen pembangunan kesehatan publik, kebahagiaan sosial, dan produktivitas daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *