Bandung Lebih Bedas: Retret ASN dan Komitmen Kang DS Menuju Birokrasi Berintegritas

Mata Sosial Indonesia

BERITA, Pemerintahan90 Dilihat

Matasosial.com, Bandungm- Langkah nyata dan positif kembali ditunjukkan oleh Kang DS, Bupati Bandung, dalam kapasitasnya sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian. Ia menegaskan komitmen kuat dalam menjalankan tugas dan wewenangnya untuk melakukan pembinaan serta pengembangan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Meskipun Kabupaten Bandung telah meraih berbagai penghargaan dari Pemerintah Pusat atas prestasi terbaik di bidang kinerja pemerintahan—menjadikannya sebagai salah satu daerah terpandang di tingkat regional maupun nasional—Kang DS menilai masih diperlukan peningkatan yang lebih optimal terhadap profesionalitas, kompetensi, dan kinerja ASN. Peningkatan ini harus dilandasi oleh integritas yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh Pemerhati Pemerintahan Daerah, Djamu Kertabudi, pada Rabu, 24 September 2025.

Menurut Djamu, integritas memiliki nilai inti: jujur, tanggung jawab, dan disiplin.

“Ini berarti seorang ASN yang memiliki integritas menunjukkan konsistensi antara prinsip, nilai, dan tindakan yang dianutnya, sehingga dapat dipercaya dan memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Pusdik Ajen Ditajenad TNI AD menggelar Retret Pejabat OPD pada 18–20 September 2025. Kegiatan ini mengusung tajuk

“Pelatihan Transformasi Birokrasi dalam Mewujudkan Sinergi dan Harmonisasi terhadap Arah Kebijakan Pimpinan Menuju Bandung Lebih Bedas,” terangnya.

Djamu menjelaskan bahwa program retret ini merupakan kebijakan langsung dari Bupati, dengan kurikulum yang relatif serupa dengan retret nasional yang diselenggarakan Pemerintah Pusat bagi para kepala daerah.

“Sehingga dapat dikatakan bahwa Kabupaten Bandung menjadi pionir atau daerah pertama yang menggelar retret di Jawa Barat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Djamu menekankan bahwa kegiatan retret ini berbeda dari pelatihan birokrasi pada umumnya. Retret ini merupakan proses pemulihan diri yang bertujuan meningkatkan spiritualitas, disiplin, dan rasa tanggung jawab melalui pembekalan untuk pengembangan diri.

“Dengan retret ini, diharapkan ASN Pemda Kabupaten Bandung mampu secara responsif menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, serta memberikan pelayanan prima yang berorientasi pada hasil nyata (outcome),” pungkas Djamu Kertabudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *