Matasosial.Com, Sukabumi, Minggu (09/03/2026) – Semangat Sukabumi Mubarokah terus diwujudkan melalui langkah nyata di bawah kepemimpinan Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas. Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak aktif meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja, salah satunya melalui sektor peternakan yang kini menjadi tulang punggung ekonomi desa.
SDM Peternak Makin Profesional
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia peternak menjadi fokus utama melalui Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi. Pemerintah menghadirkan program bimbingan teknis budidaya ternak, penguatan kelembagaan kelompok, serta pelatihan pengolahan dan pemasaran produk peternakan.
“Pemerintah hadir untuk meningkatkan kualitas pelaku usaha peternakan melalui bimbingan teknis, penguatan kelembagaan, serta pelatihan pengolahan dan pemasaran produk. Tujuannya jelas: peternak makin profesional, usaha makin berkembang, penghasilan meningkat,” ungkap Asep Japar.
Hibah Ternak Perkuat Ekonomi Desa
Langkah konkret juga diwujudkan melalui penyaluran hibah bantuan bibit ternak dari berbagai sumber anggaran. Sebanyak 20 kelompok menerima hibah ayam ras petelur dari APBN, 1 kelompok menerima sapi potong dari APBD Provinsi, dan 27 kelompok memperoleh sapi potong serta domba/kambing dari APBD Kabupaten.
“Melalui dukungan APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten, kami menyalurkan hibah ayam ras petelur, sapi potong, serta domba dan kambing kepada puluhan kelompok ternak. Langkah ini membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.
Inseminasi Buatan dan Layanan Kesehatan Hewan
Pelayanan inseminasi buatan (kawin suntik) untuk sapi dan kerbau terus digencarkan guna meningkatkan kualitas dan populasi ternak unggul. Di sisi lain, pelayanan kesehatan hewan gratis di seluruh kecamatan diberikan untuk berbagai jenis ternak dan hewan peliharaan.
“Kami terus menggencarkan inseminasi buatan untuk meningkatkan kualitas dan populasi ternak unggul. Selain itu, pelayanan kesehatan hewan gratis di seluruh kecamatan menjadi komitmen kami untuk menjaga ketahanan peternakan dan melindungi masyarakat dari penyakit zoonosis,” tegasnya.
Keamanan Pangan dan Sertifikasi NKV
Pemerintah juga mendorong peningkatan keamanan pangan asal hewan melalui pendampingan dan pembinaan unit usaha agar memperoleh sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
“Pendampingan dan pembinaan unit usaha agar memperoleh sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) adalah bagian dari upaya kami memastikan produk peternakan lebih aman, higienis, dan berdaya saing,” jelas Asep Japar.
Prestasi Zero Rabies dan Kontribusi Sosial
Kabupaten Sukabumi berhasil mempertahankan status zero cases rabies berkat vaksinasi masif dan penguatan peran aktif kader zoonosis. Pemerintah juga berperan aktif dalam penurunan stunting serta membantu korban bencana alam melalui distribusi telur dan susu.
“Kabupaten Sukabumi berhasil mempertahankan status zero cases rabies berkat vaksinasi masif dan peran aktif kader zoonosis. Kami juga berperan dalam penurunan stunting serta membantu korban bencana melalui distribusi telur dan susu,” paparnya.
Visi Sukabumi Mubarokah
Seluruh capaian ini menjadi bukti bahwa visi Sukabumi Mubarokah bukan sekadar slogan, melainkan gerakan pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Inilah salahsatu komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan Sukabumi yang Mubarokah: Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” tutup Asep Japar.
