Bantuan Logistik Terus Mengalir ke tempat Terisolir di Lereng Bukit, Warga Humbang Hasundutan Harap Listrik dan Jalan Segera Pulih

Mata Sosial Indonesia

ASTACITA68 Dilihat

Matasosial.com, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara — Di tengah terpaan banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Humbang Hasundutan, satu desa di lereng bukit Kecamatan Onan Ganjang tetap bertahan meski akses jalan terputus total. Bantuan logistik memang telah mengalir, namun harapan warga kini tertuju pada pemulihan listrik dan infrastruktur jalan yang rusak parah.

Kepala Desa Batu Nagodang Siatas, Hiras Manulang, menyampaikan bahwa kebutuhan dasar seperti sembako, selimut, dan tikar telah terpenuhi berkat bantuan pemerintah dan berbagai pihak.

“Puji Tuhan, sembako lancar, Pak. Sampai saat ini selimut, tikar, semua lengkap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Kamis (4/12).

Bencana longsor yang terjadi pada malam 25 November lalu telah merusak puluhan rumah di Dusun I dan menimbun sebagian besar lahan pertanian warga. Sebanyak 90 kepala keluarga kini mengungsi di Posko Gereja Parbutihan, sementara warga Dusun II tetap bertahan karena rumah mereka masih utuh. Namun, satu-satunya akses menuju desa tertutup material longsor.

Distribusi bantuan pun harus dilakukan secara manual. Logistik dipikul sejauh 7 kilometer melewati medan berat: jalan setapak, bukit curam, sungai, dan persawahan berundak.

“Kita mengantar logistik dari Perbuputihan (Posko) pertama penyalurannya naik mobil sampai ke Desa Sapi Tua. Dari situ kita melalui jalan tikus melalui sungai, jembatan darurat. Semua logistik harus dipikul. Perjalanan sekitar satu jam setengah,” jelas Hiras.

Warga desa bergotong royong agar bantuan bisa sampai ke tangan mereka. Di tengah keterbatasan, solidaritas menjadi kekuatan utama.

“Masyarakat bergotong royong sehingga logistik kita sampai ke desa. Di sinilah (tempat) bantuan yang diberikan pemerintah kepada kami masyarakat Desa Batu Nagodang Siatas,” lanjutnya.

Hiras juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, termasuk kepada Presiden Prabowo, atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan.

“Kami atas nama masyarakat Desa Batunagodang Siuatas juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya kepada seluruh masyarakat Desa Batu Nagodang Siatas,” ucapnya.

Meski bantuan logistik telah diterima, warga masih menghadapi tantangan besar: listrik padam sejak sepekan lalu, dua jembatan hanyut, dan jalan utama menuju Desa Parbutihan belum bisa dilalui.

“Pemerintah Kabupaten dan pemerintah pusat tolong desa kami diperhatikan sehingga akses jalan ke desa kami bisa berjalan dengan lancar supaya masyarakat kami tidak merasa ketakutan lagi apabila dapat waktu malam,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *